B.L.O.G. kang aGu5

…. berbuat untuk beribadah …

Pemimpin

Sore ini, ketika aku pulang kantor, kudengar di radio sedang diadakan diskusi tentang PILKADA. Memang di Jabar saat ini sedang dilakukan proses pemilihan Gubernur. Ada tiga calon Gubernur yang akan dipilih. Persoalan yang mengemuka adalah, kenapa Gubernur tersebut mau mengajukan diri untuk dipilih menjadi Pemimpin.

Tidak seperti biasanya, aku begitu trenyuh mendengar pembicaraan tersebut. Ya,kenapa pemimpin di negeri ini harusmengajukan diri untuk dipilih. Bukankah Islam melarang untuk ‘pamer’ agar dipilih menjadi pemimpin. PILKADA inimalah mengharuskan calon pemimpin mengumbar janji, menarik simpati, menonjolkan diri. Dunia apa ini.

Set back, kemudian sepanjang pembicaraan tersebut, air mataku terus mengalir. Tak kuasa aku membendung kesedihan ini. Ya, kenapa pemimpin harusmenonjolkan diri, ini kesalahan kolekstif yang jauh dari islami. Kesedihanku semakin dalam,ketika kuingat diriku.Laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Aku seorang kepala rumah tangga. Apakah saat ini aku sudah menjadi pemimpin?

Aku bersyukur pada Allah, bahwa aku mempunyai istri yang saat ini menjadi pendamping hidupku. Aku menikah dengannya dengan pinangan yang islami. Alhamdulillah, aku dihindarkan dari rasa dan nafsu angkara.

Kemudian aku berandai-andai, dalam perjalanan hidup ini, mungkin aku ditakdirkan menjadi pemimpin bagi istri dan anak-anakku. Seandainya istriku bukan yang sekarang,mungkin aku tidakbisa menjadi pemimpin. Aku coba mengukur diriku, mungkin aku terlalu mencintai seseorang, tetapi mungkin Allah lebih tahu tentang diriku, aku tak mungkin menjadi pemimpin baginya.Mungkin aku terlalu lemah,terlalu mencintai dan akhirnya tidak bisa berbuat apa-apa.

sebuah renungan … mencari pendamping hidup…

– MBF : ty (soulmate?), she, hw, sn ..

April 8, 2008 - Ditulis oleh agusfikri | hati | | Belum Ada Tanggapan

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar