malam tahajjud
sungguh malam ini adalah malam yang terakhir,
besok aku akan pergi
tinggalkan rumah ini
agar tak berat beban yang ada di hati
sungguh perasaan ini selalu datang tiap malam
malam ini adalah malam yang kesekian kali aku rasakan
tapi tak juga kudapati malam yang terakhir
tapi juga tak kujumpai malam yang kemarin
hujan di luar kudengar bagaikan alunan petikan kecapi
suara katak seakan bertasbih mengiringi kematian
lampu kristal bergoyang mengeluarkan suara gemerincing
sebentar lagi larut malam akan sampai
dingin malam dan basahnya terpaan angin
mengiringi langkahku ke arah cucuran air
kubasuh mukaku
kuingin bersujud dihadapanMU
Ya Rabbi,
Tuhan yang menguasai nafsu ini
Betapa serakah aku, terlalu banyak mauku
belum ada yang kuperbuat untuk yang lain
badan sudah letih dan layu
Besok aku akan pergi
ke suatu tempat yang sangat jauh
apakah bekal sudah penuh
tak tahu, apa yang nanti terjadi
jarum jam belum juga beranjak
kuangkat muka menengadah ke langit
mengharap ada ilham dan kedamaian
dan curahan rahmat dilubuk hati
malam ini malam terakhir,
malam yang mulia
malam yang tak kembali
malam-malam dimana hati gelisah
bandung-april 2008
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Februari 2009 (2)
- Oktober 2008 (1)
- Agustus 2008 (1)
- Juni 2008 (1)
- Mei 2008 (3)
- April 2008 (4)
- Maret 2008 (2)
- Februari 2008 (1)
- Januari 2008 (3)
- Desember 2007 (1)
- November 2007 (1)
- Oktober 2007 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS