kembali pulang
kembali pulang, atau pulang kampung, naluri setiap orang
bahkan mungkin hewan juga begitu, seperti ikan salmon yang kembali ke lembah amazon setelah berkeliling di laut lepas hingga pasifik.
namun apakah ini juga berlaku bagi sepucuk daun teh yang dipetik dari perkebunan teh pengalengan, di dataran tinggi gunung wayang jawa barat?
teh celup yang terkenal di dubai….
aduh, ternyata dari indonesia toh ?
ini bukan pulang kampung, ini adalah pengembaraan
adakah yang lebih lezat dari merasakan daun teh pengalengan yang sejuk di padang pasir yang panas?
sensasional…
aku ingin kembali pulang, pulang kampung ….
kabut di cipanas
ketika malam ini berlalu tanpa dirimu
ada rasa yang hilang ketika kulihat sekelilingku
kabut tebal menyelimuti perjalanan
tiada suara kecuali gemuruh hati penuh penantian
malam ini terasa sunyi
namun hatiku terdengar gemuruh
ada kasih yang sangat kurindu
di bawah bayang-bayang asa yang mengisi hati
cipanas, malam ini berselimut kabut tebal
ada rasa rindu yang terukir di awal delapan puluhan
sekian tahun dirimu hadir dalam bayang
kau yang kurindu, menjelmalah sayang
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Februari 2009 (2)
- Oktober 2008 (1)
- Agustus 2008 (1)
- Juni 2008 (1)
- Mei 2008 (3)
- April 2008 (4)
- Maret 2008 (2)
- Februari 2008 (1)
- Januari 2008 (3)
- Desember 2007 (1)
- November 2007 (1)
- Oktober 2007 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS