Penampilan dunia semakin wangi dengan berbagai asesoris yang dipakainya, membuat tiap orang terpaku menatap dan mengejar tanpa kenal lelah. Ribuan gedung tinggi dengan berbagai bentuk disertai dengan jutaan lampu, jutaan kamar, jutaan lobby, jutaan kolam renang, jutaan pub, jutaan cafe, jutaan hiburan malam, dunia menjadi gemerlap, dugem.Dunia sedang berhias…..
bagaikan sepasang pengantin, dengan ribuan undangan, mereka saling melengkapi. Tak ada pesta pernikahan yang meriah tanpa undangan. Tak ada undangan yang antusias datang, tanpa pengantin yang mempesona. Dan tak ada pesta yang tak disertai jamuan.
Dunia siang atau dunia malam, sudah sulit membedakan. Siang untuk bekerja dan malam untuk beristirahat sudah tidak berlaku. Dunia menyediakan waktunya selama 24 jam untuk melayani manusia. Demikian juga manusia, manusia tak lagi memperhatikan waktu, setiap saat, setiap detik, setiap hari, setiap bulan, setiap tahun selalu mengejar dunia.
Kapan waktu istirahat?.
Tak ada, karena ini akhir zaman, kita sudah mulai beres-beres, kita mau pindahan, mau berangkat. Tak ada lagi waktu istirahat. Waktunya berkemas-kemas, mana yang belum ada, diadakan, mana yang belum didapat dikejar, mana yang belum dibungkus segera dibungkus.
Dunia sudah mulai berakhir ..
Tak sempat lagi untuk berfikir, yang ada bergerak tanpa berfikir.
Benarkah ….
Akhir Zaman telah datang, moral tak lagi mulia, takzim tak lagi perlu, senyum tak lagi tulus…